Dua Tipe Penyakit Disentri yang Harus Anda Ketahui

diare-disentri

Nama penyakit ini memang tidak terlalu dikenal oleh masyarakat. Mereka cenderung mengistilahkannya sebagai diare. Padahal bisa jadi mereka sebenarnya menderita penyakit disentri. Dengan mengetahui lebih banyak mengenai disentri, maka Anda pun akan bisa menangani masalah pencernaan dengan lebih tepat apabila terjadi dan mencegahnya jika belum terjadi.

Jadi, apa itu disentri? Disentri adalah gangguan sistem pencernaan yang terjadi akibat adanya peradangan usus besar yang ditandai dengan sakit perut dan buang air besar yang disertai lendir bahkan darah. Nah, disentri ini pun dibagi menjadi dua tipe berdasarkan penyebab penyakit disentri tersebut.

  • Disentri Basiler

Disentri basiler merupakan sebuah istilah untuk menyebutkan jenis disentri yang disebabkan infeksi bakteri. Bakteri ini bernama shigella yang biasanya lebih banyak menyerang anak-anak. Bakteri ini menyebar akibat kebersihan yang tidak dijaga, baik itu kebersihan lingkungan, makanan, minuman sampai tangan.

Bakteri shigella yang berhasil masuk ke mulut akan langsung turun ke saluran pencernaan seperti usus. Gejala yang umumnya dialami oleh penderita bakteri basiler ini seperti mual, muntah, kotoran berlendir dan berdarah, demam tinggi, kram perut, dan sakit pada perut yang tak tertahankan.

  • Disentri Amoeba

Berbeda dengan disenti basiler, penyebab penyakit disentri amoeba ini adalah infeksi amoeba (parasit bersel satu). Disentri tipe ini sering terjadi di daerah tropis seperti halnya di Negara kita. Amoeba yang ada di dalam tubuh manusia akan berkumpul dan keluar bersama kotoran. Kumpulan amoeba yang dikeluarkan tersebut masih bisa bertahan hidup dan mengkontaminasi daerah di sekitarnya termasuk air dan makanan.

Gejala penderita disentri amoeba ini seperti muntah, sakit perut, adanya pendarahan pada anus, demam, nafsu makan hilang, berat badan menurun, mual, dan kotoran yang bercampur dengan darah dan lendir.

Setelah mengetahui kedua tipe disentri berdasarkan penyebabnya di atas, maka Anda bisa melakukan pencegahan secara maksimal yaitu dengan rajin mencuci tangan dengan sabun anti kuman seperti Lifebuoy, menjaga kebersihan lingkungan, konsumsi makanan yang matang sempurna dan lain sebagainya.

Filed in: Review

You might like:

Simak 4 Kriteria Ini Saat Ingin Membelikan Helm Anak Agar Sesuai dengan Keinginan Simak 4 Kriteria Ini Saat Ingin Membelikan Helm Anak Agar Sesuai dengan Keinginan
Pentingnya Meja Rapat Pentingnya Meja Rapat
HP Kamera Terbaik Harga 1 Jutaan HP Kamera Terbaik Harga 1 Jutaan
Sudah Waktunya Memberi MPASI pada Anak? Ketahui Dulu Tipsnya, Ya! Sudah Waktunya Memberi MPASI pada Anak? Ketahui Dulu Tipsnya, Ya!

Leave a Reply

Submit Comment
Proudly designed by Theme Junkie.